TUGAS JARINGAN NIRKABEL
MENGKONFIGURASI MIKROTIK
Oleh:
XII TKJ/2
Nama Kelompok:
Ø Agus Aprianto
Ø A.A. Gede Lanang
Pastika
Ø Putu Trisna
Purnami Dewi
MENGKONFIGURASI MIKROTIK
Berikut akan saya
jelaskan langkah-langkah dalam mengkonfigurasi jaringan Mikrotik :
Mengganti nama mikrotik.
Nama
dasar mikrotik dapat di ganti dengan nama yang di inginkan oleh admin.
Penggantian nama tersebut dapat di lakukan dengan perintah “system identity set name=(nama yang
diinginkan)”.
Mengganti nama interface pada mikrotik
Nama
– nama interface pada mikrotik memiliki nama awal ether1, ether2 dan
seterusnya. Nama tersebut dapat di ganti dengan perintah “interface set ether1 name=WAN”. Ether1 tadi merupakan nama
etherface yang di pilih sedangkan name=WAN merupakan nama baru yang akan di
buat untuk ether 1 tersebut. Admin juga dapat mengganti nama ether berikutnya
dengan perintah yang sama namun mengganti ether 1 menjadi ether yang di pilih
dan name=WAN menjadi nama yang di inginkan untuk ether berikutnya.
Melihat interface
Ketika
admin selesai mengganti nama ether pada mikrotik admin dapat melihat daftar
nama interface dengan perintah “interface
print”, maka akan keluar daftar interface yang terdapat pada mikrotik.
Menambahkan IP
Jika
mikrotik yang di miliki belum pernah di seting maka pada mikrotik tidak akan
terdapat IP. Untuk menambahkan IP dapat dilakukan dengan perintah “ip address add address=( ip yang
ditambahkan) interface=(interface yang akan di isikan ip)”. Setelah
menambahkan ip tersebut admin dapat menambahkan ip ke interface berikutnya
dengan perintah yang sama dengan mengganti ip dan nama interface yang di pilih.
Melihat IP
Setelah menambahkan IP
admin dapat melihat ip yang telah di tambahkan dengan perintah “ip address print” maka akan keluar
tampilan daftar ip yang telah di tambahkan beserta interface yang telah di beri
ip.
Menambahkan Gateway
Untuk
menambahkan gateway pada mikrotik dapat di lakukan dengan perintah “ip route add gateway=( gateway yang ingin di
tambahkan )”.
Menambahkan DNS
Untuk
menambahkan DNS dapat di lakukan dengan GUI yaitu dengan klik IP>DNS lalu
ketikan ip dns yang akan di tambahkan. Lalu klik Aplly>OK
Membuat hotspot server
Untuk
membuat hotspot serve klik IP>hotspot>hotspot setup>pilih
interface>next sertificate pilih none>next hingga selesai.
Menambahkan kategori user
Untuk
membagi bandwith sesuai kategori yang dimiliki kepada user sesuai dengan
kategori. Masih di hotspot, klik user profil ubah name menjadi kategori yang di
buat. Session time out di atur agar pada saat user tidak melakukan apa – apa
hingga session time out habis maka user tersebut akan otomatis disconect.
Kemudian atur share user untuk mengatur jumlah kepemilikkan user, yang dapat ia
gunakan di perangkat-perangkat yang akan terhubung dengan jaringan mikrotik.
Untuk rate limit beri bandwith sesuai keinginan. Kemudian klik apply > OK.
Membuat user
Setelah
membuat kategori user selanjutnya membuat user tersebut. Masih di hotspot, klik
user kemudian ganti name menjadi username yang di inginkan dan password menjadi
password yang di inginkan. Kemudian pilih profile, lalu pilih kategori apa yang
akan di berikan kepada user tersebut. Kemudian klik apply > OK.
Mengaktifkan wireless pada mikrotik
Selain
memiliki port untuk kabel, mikrotik juga memiliki fitur wireless. Untuk
mengaktifkannya klik wireless klik pada wlan1 kemudian klik tanda centang yang
akan membuat tulisan wlan1 lebih terlihat. Kemudian klik 2x pada wlan1 kemudian
klik wireless kemudian klik pada station, pilih ap bridge kemudian pada SSID
rubah menjadi ssid yang di inginkan kemudian klik apply>Ok
Login
Setelah
selesai lakukan login dengan cara buka browser yang admin miliki kemudian
ketikan ip port yang terhubung dengan pc/laptop admin kemudian masukan username
dan password yang telah di buat tadi.
Memblokir situs
Setelah
internet berjalan kemudian jika ingin memblokir situs dapat di lakukan dengan
cara klik IP>FIREWALL>layer7protocol kemudian pada bagian name bias di
masukan bebas untuk mengingat situs yang di blok. Untuk yang regepx isikan link
dari situs yang di blok. Klik apply>OK.
setelah itu klik
fillter rules kemudian klik icon “+” kemudian pada tab Advanced klik pada
bagian layer 7 protocol.
kemudian pindah
tab ke action kemudian pilih drop.
Setelah itu klik apply>OK.
Setelah di klik
OK, maka jika sebelumnya tidak pernah memblok situs maka situs yang di blok
tersebut akan tampil di no 12.
Dengan demikian Setingan
mikrotik telah selesai di lakukan.











