Rabu, 03 Februari 2016

Menyetting Mikrotik menggunakan GUI - Blokir Situs

TUGAS JARINGAN NIRKABEL
MENGKONFIGURASI MIKROTIK






Oleh: XII TKJ/2


Nama Kelompok:
Ø Agus Aprianto
Ø A.A. Gede Lanang Pastika
Ø Putu Trisna Purnami Dewi




MENGKONFIGURASI MIKROTIK

Berikut akan saya jelaskan langkah-langkah dalam mengkonfigurasi jaringan Mikrotik :
Mengganti nama mikrotik.
Nama dasar mikrotik dapat di ganti dengan nama yang di inginkan oleh admin. Penggantian nama tersebut dapat di lakukan dengan perintah “system identity set name=(nama yang diinginkan)”.
Mengganti nama  interface pada mikrotik
Nama – nama interface pada mikrotik memiliki nama awal ether1, ether2 dan seterusnya. Nama tersebut dapat di ganti dengan perintah “interface set ether1 name=WAN”. Ether1 tadi merupakan nama etherface yang di pilih sedangkan name=WAN merupakan nama baru yang akan di buat untuk ether 1 tersebut. Admin juga dapat mengganti nama ether berikutnya dengan perintah yang sama namun mengganti ether 1 menjadi ether yang di pilih dan name=WAN menjadi nama yang di inginkan untuk ether berikutnya.
Melihat interface
Ketika admin selesai mengganti nama ether pada mikrotik admin dapat melihat daftar nama interface dengan perintah “interface print”, maka akan keluar daftar interface yang terdapat pada mikrotik.
Menambahkan IP
Jika mikrotik yang di miliki belum pernah di seting maka pada mikrotik tidak akan terdapat IP. Untuk menambahkan IP dapat dilakukan dengan perintah “ip address add address=( ip yang ditambahkan) interface=(interface yang akan di isikan ip)”. Setelah menambahkan ip tersebut admin dapat menambahkan ip ke interface berikutnya dengan perintah yang sama dengan mengganti ip dan nama interface yang di pilih.
Melihat IP
Setelah menambahkan IP admin dapat melihat ip yang telah di tambahkan dengan perintah “ip address print” maka akan keluar tampilan daftar ip yang telah di tambahkan beserta interface yang telah di beri ip.
Menambahkan Gateway
Untuk menambahkan gateway pada mikrotik dapat di lakukan dengan perintah “ip route add gateway=( gateway yang ingin di tambahkan )”.
Menambahkan DNS

Untuk menambahkan DNS dapat di lakukan dengan GUI yaitu dengan klik IP>DNS lalu ketikan ip dns yang akan di tambahkan. Lalu klik Aplly>OK
Membuat hotspot server
Untuk membuat hotspot serve klik IP>hotspot>hotspot setup>pilih interface>next sertificate pilih none>next hingga selesai. 
Menambahkan kategori user
Untuk membagi bandwith sesuai kategori yang dimiliki kepada user sesuai dengan kategori. Masih di hotspot, klik user profil ubah name menjadi kategori yang di buat. Session time out di atur agar pada saat user tidak melakukan apa – apa hingga session time out habis maka user tersebut akan otomatis disconect. Kemudian atur share user untuk mengatur jumlah kepemilikkan user, yang dapat ia gunakan di perangkat-perangkat yang akan terhubung dengan jaringan mikrotik. Untuk rate limit beri bandwith sesuai keinginan. Kemudian klik apply > OK.
Membuat user
Setelah membuat kategori user selanjutnya membuat user tersebut. Masih di hotspot, klik user kemudian ganti name menjadi username yang di inginkan dan password menjadi password yang di inginkan. Kemudian pilih profile, lalu pilih kategori apa yang akan di berikan kepada user tersebut. Kemudian klik apply > OK.
Mengaktifkan wireless pada mikrotik
Selain memiliki port untuk kabel, mikrotik juga memiliki fitur wireless. Untuk mengaktifkannya klik wireless klik pada wlan1 kemudian klik tanda centang yang akan membuat tulisan wlan1 lebih terlihat. Kemudian klik 2x pada wlan1 kemudian klik wireless kemudian klik pada station, pilih ap bridge kemudian pada SSID rubah menjadi ssid yang di inginkan kemudian klik apply>Ok
Login
Setelah selesai lakukan login dengan cara buka browser yang admin miliki kemudian ketikan ip port yang terhubung dengan pc/laptop admin kemudian masukan username dan password yang telah di buat tadi.
Memblokir situs
Setelah internet berjalan kemudian jika ingin memblokir situs dapat di lakukan dengan cara klik IP>FIREWALL>layer7protocol kemudian pada bagian name bias di masukan bebas untuk mengingat situs yang di blok. Untuk yang regepx isikan link dari situs yang di blok. Klik apply>OK.


setelah itu klik fillter rules kemudian klik icon “+” kemudian pada tab Advanced klik pada bagian layer 7 protocol.
kemudian pindah tab ke action kemudian pilih drop.
 Setelah itu klik apply>OK.
Setelah di klik OK, maka jika sebelumnya tidak pernah memblok situs maka situs yang di blok tersebut akan tampil di no 12.
Dengan demikian Setingan mikrotik telah selesai di lakukan.